Langsung ke konten utama

PRAKTIKUM 1 : IMPLEMENTASI LAN

Hasil dan Pembahasan Praktikum :

Pada saat praktikum, asisten dosen menjelaskan terlebih dahulu mengenai modul yang telah diberikan kepada praktikan. Terdapat dua jenis pengkabelan yaitu pengkabelan straight dan pengkabelan kategori 5 (cross). Untuk pengkabelan straight urutan warna kabelnya yaitu : Putih Oren – Oren – Putih hijau – Biru – Putih biru – Hijau – Putih coklat – Coklat, dengan urutan warna yang sama pada kedua terminal. Sedangkan untuk pengkabelan kategori 5 (cross) memiliki urutan warna yang berbeda pada kedua terminal yaitu : Putih Oren – Oren – Putih hijau – Biru – Putih biru – Hijau – Putih coklat – Coklat pada terminal 1 dan Putih hijau – Hijau – Putih oren – Biru – Putih biru – Oren – Putih coklat – Coklat pada terminal 2.


Untuk membuat jaringan peer to peer, kabel yang digunakan adalah kabel kategori 5. Setelah dihubungkan, untuk mengecek apakah kedua perangkat berhasil terhubung yaitu dengan melakukan ping ip_tetangga pada cmd. Jika berhasil terhubung akan muncul tulisan Reply from ip_tetangga: bytes=… time…ms TTL = … sebanyak 4 kali, sedangkan jika gagal akan muncul tulisan RTO (Request Time Out) atau Destination host unreachable sebanyak 4 kali, hal ini dapat disebabkan oleh kesalahan dalam menulis ip atau koneksi memang tidak terhubung (kesalahan pada kabel).


Untuk jaringan yang menggunakan hub/switch dengan topologi, kabel yang digunakan adalah kabel straight. Disini hub/switch berperan layaknya gerbang yang menghubungkan beberapa perangkat.


Pada praktikum ini, praktikan membuat kabel cross atau kategori 5 dengan kabel jaringan jenis twisted pair model UTP (Unshielded Twisted Pair) dan konektor RJ-45. Fungsi atau penggunaan dari kabel ini adalah untuk menghubungkan dua device/perangkat yang sama seperti menghubungkan laptop dengan laptop.



Prosedur Praktikum :


1.      Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan, yaitu :

a.     Kabel UTP


b.     Konektor RJ-45


c.   Tang crimping, memiliki 3 bagian dengan fungsi untuk memotong kabel, menguliti/mengupas kabel, dan meng-crimping konektor.


d.     LAN tester


e.     Dua laptop yang memiliki port untuk konektor RJ-45



2.   Potong kabel UTP dengan tang crimping sesuai dengan panjang yang diinginkan. Kupas kedua bagian ujung kabel UTP kurang lebih 1-2 cm tanpa melukai kabel twisted pair warna-warni di dalamnya. Apabila kabel di dalamnya ikut terkelupas/tergores/terputus salah satunya maka harus dipotong sampai semuanya putus dan mengupas ulang lagi. Lakukanlah dengan hati-hati.


3.   Buka pilinan kabel twisted pair, lalu pisahkan dan luruskan untuk mempermudah penyusunan urutan warna kabel.


4.   Urutkan kabel sesuai dengan urutan warna pengkabelan yang ingin kita buat. Pada praktikum ini, kita membuat pengkabelan kategori 5 (cross) dengan urutan warna seperti gambar di bawah ini. Jika setelah disusun/diurutkan ujung kabelnya tidak rata, maka potong sedikit ujung kabel tersebut sampai rata.


5.     Jika kabel sudah tersusun dan rata, maka masukkan ujung kabel ke dalam konektor RJ-45. Pastikan urutan warna kabel tidak teracak/berubah setelah dimasukkan. Kemudian, lihat apakah ujung kabel menyentuh ujung konektor. Jika belum, maka dorong perlahan sampai semua ujung kabel mentok ke ujung dalam konektor.


6.   Selanjutnya, kunci konektor RJ-45 menggunakan tang crimping dengan memasukkan konektor ke dalam bagian yang berbentuk seperti port konektor. Lalu jepit sampai pin kuningan konektor terpasang dan melekat pada kabel.


7.   Lakukan pengecekkan dengan LAN tester dengan melihat urutan dari lampu yang menyala pada tester tersebut. Jika lampu menyala sesuai dengan urutan kabel yang disusun sebelumnya, maka kabel LAN berfungsi dengan baik. Jika ada yang tidak menyala atau tidak sesuai urutan maka potong ujung kabel yang bermasalah, maka ulangi dari langkah 2.


8.      Pengujian juga dapat dilakukan dengan langsung menggunakan kabel LAN pada dua laptop yang memiliki port untuk konektor RJ-45. Setelah konektor dimasukkan ke port, buka control panel dan check ip address masing-masing laptop. Setelah itu, buka cmd dan lakukan perintah ping ip_tetangga dan lihat tulisan yang keluar. Apabila terjadi RTO atau Destination host unreachable karena kesalahan pada kabel, maka ulangi dari langkah 2.





9.      Kabel LAN telah selesai dibuat dan siap digunakan.



Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :


1.    Masalah yang terjadi pada saat pembuatan kabel LAN yaitu saat menguliti kabel luar UTP. Kabel twisted pair di dalamnya juga ikut terpotong/terkupas, sehingga harus dipotong dan menguliti ulang.

2.   Kondisi alat yang terbatas jumlahnya sehingga harus bergantian dalam menggunakannya dengan praktikan lain. Kemudian ada tang crimping yang tumpul sehingga merusak kabel yang telah dibuat.



Kesimpulan Percobaan :


Jadi, kesimpulan dari praktikum ini yaitu untuk jaringan peer to peer, kita menggunakan pengkabelan kategori 5 (cross) yang berfungsi menghubungkan device/perangkat yang sama seperti laptop dengan laptop. Urutan warna pada pengkabelan ini berbeda pada kedua ujungnya. Sedangkan untuk jaringan yang menghubungkan device/perangkat yang berbeda seperti switch dengan pc, kita menggunakan pengkabelan straight yang urutan warnanya sama pada kedua terminal. Untuk kabel twisted pair di dalam yang ikut terpotong/terkupas, diperlukan ketelitian dan kehati-hatian dari praktikan. Berhubungan dengan masalah kedua yaitu alat yang terbatas dan dalam kondisi yang kurang baik, maka praktikan seharusnya lebih memperhatikan lagi alat dan bahan yang akan digunakan agar tidak terjadi kesalahan.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PRAKTIKUM 2 : KONFIGURASI JARINGAN KOMPUTER DAN PENGENALAN CISCO PACKET TRACER

Hasil dan Pembahasan Praktikum : Pada praktikum kali ini, praktikan akan merancang jaringan sederhana menggunakan software simulator jaringan yaitu Cisco Packet Tracer. Aplikasi ini digunakan untuk menentukan topologi, merancang jaringan dan simulasi untuk mengurangi kesalahan pada saat pembuatan/pemasangan di lapangan. Praktikan diminta untuk merancang jaringan dengan topologi star yang terdiri dari 1 Server, 1 Switch, dan 5 PC, yang dihubungkan menggunakan kabel straight. Kemudian praktikan akan mengkonfigurasikan IP Address dari masing-masing device dan mengecek koneksi jaringan tersebut dengan perintah ping IP_Address. Prosedur Praktikum : 1.       Buka aplikasi Cisco Packet Tracer kemudian seret icon Server dari menu End Devices, icon Switch dari menu Network Devices bagian Switch, dan 5 icon PC dari menu End Devices pada bagian bawah kiri. Susunlah Server dan 5 PC mengelilingi Switch sebagai pusatnya, karena topologi yang digunakan adalah topologi star, seperti gamb...