Hasil dan Pembahasan Praktikum :
Pada praktikum kali ini, akan diajarkan mengenai konfigurasi keamanan jaringan menggunakan Mikrotik. Salah satu fitur yang ada di Mikrotik yaitu fitur Firewall dapat memblokir situs tertentu yang melewati port atau jaringan dengan Mikrotik sebagai Routernya. Pemblokiran ini sendiri dapat menggunakan Layer7 Protocol dan Mangle pada Mikroktik. Layer7 Protocol adalah protokol yang berhubungan dengan HTTP/HTTPS. Sedangkan Mangle adalah fitur firewall yang berfungsi menandai koneksi yang melewati Router.
Prosedur Praktikum :
1. Pertama, lakukan konfigurasi sampai Client terhubung ke internet dengan mengikuti prosedur pada contoh praktikum sebelumnya, yaitu PRAKTIKUM VI : MIKROTIK. Setelah berhasil terhubung ke internet, kita akan melakukan konfigurasi Layer7 Protocol dan Mangle pada Firewall.
2. Setelah
itu, masuk ke menu IP, pilih Firewall, kemudian klik tabulasi Layer7 Protocol
dan klik tanda tambah (+). Pada kolom Name diisi bebas, disini saya menggunakan
BlockWeb. Kemudian masukkan script ^.+(link web yang ingin diblokir).*$ pada
kolom Regexp. Jika lebih dari satu, tambahkan | sebagai pembatas antar link.
Pada praktikum ini saya mencoba memblokir situs kompas, dengan script ^.+(kompas.com).*$,
kemudian klik Apply lalu OK.
3. Masuk
ke tabulasi Filter Rules, kemudian klik tanda tambah (+). Pada jendela baru,
pada tab General, isi kolom Chain dengan forward.
4. Pindah
ke tab Advanced, kemudian pada kolom Layer7 Protocol ubah menjadi Name yang
kita buat pada tabulasi Layer7 Protocol sebelumnya (langkah 2).
5. Pindah
ke tab Action, pada kolom Action klik panah bawah, kemudian pilih drop. Klik
Apply dan OK.
6. Coba
buka link yang diblokir tadi dan lihat apakah konfigurasi Layer7 Protocol
berhasil.
7. Selain
Layer7 Protocol, kita juga dapat menggunakan Mangle untuk memblokir situs.
Masuk ke menu IP > Firewall, pilih tabulasi Mangle kemudian klik tanda
tambah (+). Pada jendela baru di bagian tab General, ubah kolom Chain menjadi
forward. Isi kolom Src. Address dengan network dari IP Address yang telah kita
buat.
8. Klik
tab Advanced, pada kolom Content isi dengan nama situs yang ingin diblokir.
Disini saya menggunakan kompas.
9. Berpindah
ke tab Action, ubah kolom Action menjadi add dst to address list, lalu isi Address
List dengan kompas-web. Klik Apply dan OK.
10. Buka
halaman web kompas, kemudian pada menu Firewall klik Address List. Disana akan
muncul riwayat pengaksesan seperti pada gambar dibawah ini.
11. Masuk
ke tabulasi Filter Rules, kemudian klik tanda tambah (+). Pada jendela baru,
pada tab General, isi kolom Chain dengan forward.
12. Pindah
ke tab Advanced, isi Dst. Address List dengan Address List yang telah kita buat
di Mangle tadi. Disini saya menggunakan kompas-web.
13. Ke
tab Action, kemudian ubah kolom Action menjadi reject dan Reject With menjadi
icmp network unreachable. Klik Apply dan OK.
14. Cobalah
buka situs yang kita blokir tadi, jika konfigurasi berhasil maka situs tersebut
tidak bisa diakses.
Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :
1. Situs masih bisa diakses setelah konfigurasi. Hal ini dapat disebabkan oleh kesalahan user dalam mengonfigurasi bagian firewall sehingga pemblokiran gagal. Sebaiknya user lebih teliti lagi dalam melakukan konfigurasi.
2. Windows
tertutup secara tiba-tiba dan masuk lagi. Hal ini dapat disebabkan oleh koneksi
Laptop dengan kabel LAN sempat terputus. Lebih baik periksa kembali koneksinya
sekiranya tidak longgar dan stabil.
Kesimpulan Percobaan :
Jadi,
kesimpulan pada praktikum kali ini yaitu untuk pembatasan akses atau
pemblokiran suatu situs dapat menggunakan fitur pada Mikrotik. Untuk
menggunakannya, kita harus melakukan konfigurasi terlebih dahulu pada bagian
Firewall, disana terdapat dua cara yaitu Layer7 Protocol dan Mangle. Mangle
tidak hanya dapat memblokir suatu situs, tapi juga dapat mengawasi lalu lintas
jaringan dengan mencatat waktu pengaksesan suatu situs yang telah kita
konfigurasi.














Komentar
Posting Komentar